Dompet Dhuafa dan World Refugee Day

World-Ref-Day-605x340Hari ini, saat artikel ini ditulis, 20 Juni diperingati sebagai hari pengungsi sedunia atau World Refugee Day. Menurut data dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), badan yang ditujukan untuk melindungi dan memberikan bantuan kepada pengungsi berdasarkan permintaan sebuah pemerintahan atau PBB, jumlah pengungsi dan pencari suaka di Indonesia terus meningkat.

Menurut data UNHCR tersebut, pada tahun 2008 jumlah pengungsi dan pencari suaka di Indonesia mencapai 385 orang. Tahun 2009 meningkat menjadi 3230 orang. Tahun 2010 meningkat lagi menjadi 3905 orang. Tahun 2011 melonjak menjadi 4052 orang. Tahun 2013 melonjak menjadi 7233 orang dan tahun 2013 menjadi 8332 orang.

Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang menjadi pengungsi. Bisa saja karena bencana alam atau karena bencana yang diakibatkan oleh ulah manusia seperti kerusakan lingkungan hidup skala luas atau konflik sosial dan politik yang berujung pada perang.

Salah satu rombongan pengungsi yang datang ke Indonesia adalah pengungsi asal Rohingya. Pengungsi Rohingya meninggalkan Myanmar disebabkan oleh konflik sosial-politik yang mengancam keselamatannya.

Menurut penuturan Siegfried O. Wolf (kepala bidang penelitian pada South Asia Democratic Forum /SADF di Brussel, dan peneliti pada Universitas Heidelberg, Insitut South Asia), seperti ditulis di http://www.dw.com/, menyebutkan bahwa warga Rohingnya adalah komunitas yang mayoritasnya Muslim, dan tinggal di negara bagian Rakhine. Jumlah mereka sekitar sejuta, tapi mereka bukan kelompok masyarakat terbesar di Rakhine. Sebagian besar warga Rakhine beragama Buddha.

Komunitas warga Rakhine merasa didiskriminasi secara budaya, juga tereksploitasi secara ekonomi dan disingkirkan secara politis oleh pemerintah pusat, yang didominasi etnis Burma. Dalam konteks spesial ini, Rohingya dianggap warga Rakhine sebagai saingan tambahan dan ancaman bagi identitas mereka sendiri. Inilah peyebab utama ketegangan di negara bagian itu, dan telah mengakibatkan sejumlah konflik senjata antar kedua kelompok.

Selain itu, kelompok Rakhine merasa dikhianati secara politis, karena warga Rohingnya tidak memberikan suara bagi partai politik mereka. Ini menyebabkan tambah runcingya ketegangan. Sementara itu, pemerintah tidak mendorong rekonsiliasi, melainkan mendukung fundamentalis Buddha dengan tujuan menjaga kepentingannya di kawasan yang kaya sumber alam tersebut. Faktor-faktor ini adalah penyebab utama di balik konflik antar kelompok etnis dan antar agama. Ini juga jadi penyebab memburuknya kondisi hidup warga Rohingya, serta pelanggaran hak-hak sosial-politis mereka.

Tahun 2015 lalu, ribuan pengungsi Rohingya dan Bangladesh datang ke Aceh. Menurut pemberitaan berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik, kondisi mereka memprihatnkan. Tubuhnya kurus dan sebagaian menderita sakit.

Beberapa lembaga kemanusian pun mendatangkan timnya untuk membantu pengungsi Rohingya, termasuk Dompet Dhuafa. Untuk di wilayah Langsa sendiri, Dompet Dhuafa melalui tim respon Dompet Dhuafa Waspada, telah mendistribusikan bantuan makanan berupa nasi dan air mineral. Tim respon juga bergerak melakukan assessment terkait kebutuhan darurat bagi pengungsi. Selain logistik bahan makanan, kebutuhan medis seperti obat-obatan menjadi kebutuhan utama yang dinantikan.

Dompet Dhuafa dapat melakukan respon cepat karena didukung oleh dana yang berasal dari zakat umat muslim. Inilah pentingnya zakat.Tanpa uang zakat dari umat muslim, Dompet Dhuafa akan kesulitan merespon keadaan darurat itu. Zakatnesia, sebagai salah satu program kampanye Dompet Dhuafa diharapkan mampu melipatgandakan zakat dari umat muslim sehingga lembaga amil zakat ini mampu semakin cepat dan tanggap dalam melayani kaum miskin dan lemah. Semoga dalam momentum World Refugee Day ini, membuat kita semua lebih peduli terhadap nasib pengungsi.

Zakatnesia

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: