Kiprah Dompet Dhuafa di Republik Rawan Bencana

siaga bencana dd

Sumber foto: https;//zonamadina.wordpress.com

Indonesia adalah negeri dengan kekayaan alam yang melimpah. Namun, Indonesia juga merupakan negara dengan kerentanan bencana sangat tinggi. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 6 Juni 2016 menyebutkan bahwa telah terjadi 978 kejadian bencana yang menyebabkan 154 korban jiwa dan 1,6 juta jiwa terdampak dan mengungsi. Bencana itu juga menyebabkan kersusakan 14.500 rumah dan 462 unit fasilitas umum.

Apa yang bisa kita lakukan di negeri yang rawan bencana ini? Salah satunya adalah berdaptasi dengan bencana itu sendiri. Caranya, dengan membangun kesiap siagaan menghadapi bencana bila datang di wilayah kita.

Kesiapsiagaan itu harusnya terimplementasi dalam sebuah kebijakan publik di sebuah daerah. Termasuk dalam kebijakan tata ruang wilayah. Di dalam kebijakan tata ruang harus jelas, dimana tempat yang layak untuk berkumpul dan mengungsi jika terjadi bencana alam.

Di sebuah kota misalnya, keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) selain berfungsi sebagai penambah keindahan kota dan resapan air juga dapat berfungsi sebagai titik kumpul ketika terjadi bencana alam. Jika kemudian sebuah kota dalam tata ruangnya tidak menyisakan RTH, semua dibangun menjadi perkantoran, mall dan kawasan komersial, maka jika terjadi bencana alam, akan sulit untuk menyelamatkan warga.

Terkait dengan hal itulah, tak heran bila kemudian Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa membangun Kampung Tanggap bencana di Desa Penyangkak, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengulu Utara, Bengkulu.Wilayah tersebut dikenal sebagai wilayah berpotensi bencana tsunami dan gempa. Kampung Tanggap bencana tersebut nantinya akan digunakan sebagai upaya mengurangi resiko bencana.

Upaya DMC Dompet Dhuafa ini harus ditularkan ke wilayah lain yang juga rawan bencana. Bukan hanya di Bengkulu. Bukan tidak mungkin, DMC Dompet Dhuafa akan membangun Kota Tanggap Bencana di Jakarta dan Surabaya. Kedua kota besar di Indonesia itu rawan bencana banjir. Kiprah Dompet Dhuafa itu akan terwujud bila pembiayaan dari zakat umat Islam dapat terus membesar dan berkelanjutan. Dalam konteks inilah program kampanye zakatnesia menjadi relevan. Dengan dukungan umat muslim yang wajib zakat, upaya Dompet Dhuafa untuk membangun kampung-kampung atau kota-kota yang tanggap bencana akan terwujud.

Zakatnesia

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: