Memprihatinkan, Draft Kerangka Pidato Presiden di Habitat III

kerangka pidato presiden di Habitat IIIHari ini saya ingin menulis tentang pengalaman saya mengikuti rapat di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kemarin (16/3). Saya datang ke rapat itu karena diminta oleh mas Marco Kusumawijaya, salah satu anggota policy unit dalam Seknas Habitat Indonesia, untuk memperesentasikan laporan alternatif masyarakat sipil untuk Habitat III.

Saya pun membaca point demi point dari draft kerangka pidato Presiden Indonesia untuk Habitat III itu. Ada point yang memprihatinkan saya.  Di dalam draft kerangka pidato tersebut tertulis Presiden Joko Widodo akan mendorong pasar bebas. .Ingin marah rasanya..

Apakah yang membuat draft kerangka pidato presiden itu tidak melihat fakta penguasaan lahan secara gila-gilaan di perkotaan oleh korporasi pengembang properti yang menyebabkan naiknya harga tanah dan rumah sehingga tidak terjangkau oleh mereka yang miskin? Apakah sang intelektual pembuat draft itu tidak pernah melihat fakta bahwa krisis RTH (Ruang Terbuka Hijau) di Jakarta seiring dengan pertumbuhan kawasan komersial yang sangat massif? Apakah sang intelektual pembuat draft kerangka pidato presiden itu tidak melihat bahwa di Jogjakarta, maraknya pembangunan hotel telah menyebabkan penduduk di sana menagalami krisis air bersih? Apakah sang pembuat draft kerangka pidato presiden tidak melihat bahwa reklamasi yang hampir terjadi di seluruh kota pesisir di Indonesia telah menyingkirkan nelayan dari sumber-sumber kehidupannya?

Dan seluruh cerita krisis perkotaan di Indonesia, dari penguasaan lahan perkotaan dalam skala luas oleh segelintir korporasi, krisis ekologi hingga penggusuran warga miskin kota, akibat dari model pembangunan yang dipandu oleh pasar bebas. Pasar bebas bukan hanya terkait dengan mobilitas manusia, informasi, barang dan jasa namun juga absennya negara dalam melindungi hak-hak warganya ketika berhadapan dengan pemilik modal. Namun,  dalam draft pidato Presiden malah dianjurkan mempromosikan peningkatan pasar bebas….sungguh sebuah draft kerangka pidato Presiden Indonesia yang memprihatinkan. Saya berharap point dalam draft kerangka pidato Presiden Indonesia di Habitat III yang ingin meningkatkan pasar bebas itu bisa dihapuskan.

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: