Hidup Ahok!

Hidup Ahok! Itu mungkin kata yang diucapkan para kelas menengah di Jakarta ketika membaca berita bahwa pemerintah DKI Jakarta akan mengebut pembangunan 6 jalan tol dalam kota Jakarta.

Bagaimana tidak, dengan adanya jalan tol dalam kota Jakarta itu, pergerakan mobil-mobil pribadi milik kelas menengah-atas di Jakarta dapat difasilitasi. Mereka akan lebih nyaman mengendari mobil-mobil berharaga ratusan juta rupiah itu. Kelas menengah di Jakarta pantas meneriakan, HIDUP AHOK!

Dengan pembangunan 6 jalan tol dalam kota itu diharapkan kemacetan lalu lintas dapat dikurangi. Meskipun harapan itu dipastikan akan gagal. Kenapa? Pembangunan jalan raya baru, termasuk 6 tol dalam kota akan merangsang pertumbuhan penggunaan kendaraan bermotor pribadi. Bahkan di Jakarta, setiap 1 kilometer penambahan panjang jalan akan membangkitkan ribuan pengguna kendaraan bermotor pribadi. Apa itu artinya? Artinya kemacetan lalu lintas dan polusi udara semakin parah.

Mungkin para kelas menengah yang berteriak HIDUP AHOK!, tidak pernah merasakan polusi udara yang membahayakan kesehatan. Meraka berada di dalam mobil-mobil yang berpendingin udara. Warga Jakarta atau mereka yang bekerja di kota Jakarta dengan menggunakan transportasi massal, pejalan kaki dan sepeda lah yang akan menjadi korban dari polusi udara di Jakarta yang semakin pekat akibat kenaikan jumlah pengguna kendaraan bermotor akibat pembagunan 6 tol dalam kota.

HIDUP AHOK!

SELAMAT DATANG 6 JALAN TOL DI IBUKOTA!

SELAMAT MENGHIRUP UDARA BERACUN DI JAKARTA!

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: