Buramnya Mata Najwa…

najwa sihabSaya termasuk penggemar acara Mata Najwa di Metro TV. Acara Mata Najwa adalah sebuah talk show yang kritis. Apalagi pemandunya adalah Najwa Shihab, perempuan yang cerdas dan seringkali membuat narasumbernya kehabisan jawaban saat dikejar pertanyaan olehnya.

Namun, kemarin malam (7/10), saya agak kaget melihat Mata Najwa dengan tema, “Para Penantang Ahok”. Semula saya memperkirakan di acara talkshow itu akan terjadi perbincangan yang lebih substantif terkait kebijakan-kebijakan Ahok sehingga beberapa orang memilih menjadi penantangnya. Semula saya juga menduga bahwa persoalan-persoalan yang selama ini mendapat perlawanan dari publik, seperti; pembangunan 6 jalan tol dalam kota, reklamasi pantai utara Jakarta, Proyek Giant Sea Wall, penggusuran warga miskin kota, penanganan banjir, sampah akan menjadi perbincangan seru di talkshow itu. Karena dugaan itulah, saya sengaja menunda makan malam hanya untuk menunggu acara ini.

Namun, dugaan saya salah. Kali ini Mata Najwa justru seperti menghindar dari diskusi-diskusi yang bisa mencerdaskan khalayak. Mata Najwa seperti menggiring talkshow kali ini hanya membahas figur Ahok dari sisi kesantunan dalam bicara dan isu etnis serta agama. Najwa Sihab tidak mengarahkan diskusi mengenai kebijakan Ahok yang kontroversial. Seakan selama ini pihak-pihak yang menantang Ahok tidak ada yang mempermasalahkan kebijakannya. Mereka menantang Ahok karena persoalan kesantunan dalam bicara dan perbedaan etnis serta agama.

Marco Kusumawijaya, salah satu pihak yang diposisikan sebagai penantang Ahok, sempat mengangkat persoalan-persoalan yang substansial dari kota Jakarta, seperti lingkungan hidup, budaya dan keterlibatan warga dalam pengambilan kebijakan. Namun, sayang Najwa Shihab tidak begitu tertarik menggali lebih dalam persoalan-persoalan substantif pengelolaan kota Jakarta itu.

Frame (Bingkai) yang dipakai dalam  talkshow Mata Najwa kali ini adalah “Tidak Ada yang Salah dalam Kebijakan Ahok di Jakarta”.

Mata Najwa kali ini gagal menggali lebih dalam, tentang kebijakan Ahok yang mendorong pembangunan 6 tol dalam kota, padahal pembangunan tol baru justru akan merangsang penggunaan kendaraan bermotor pribadi, dan akhirnya akan menambah kemacetan serta polusi udara di Ibukota.

Mata Najwa kali ini gagal menggali lebih dalam, tentang kebijakan reklamasi dan proyek Giant Sea Wall dari sisi keberlanjutan lingkungan hidup dan sosial.

Mata Najwa kali ini juga gagal menggali lebih dalam ritual penggusuran warga miskin kota yang justru dilestarikan oleh Ahok.

Dalam hati saya bertanya, kenapa Mata Najwa kali ini tidak kritis? Apakah buramnya Mata Najwa dalam episode, “Para Penantang Ahok”, terkait dengan santernya kabar bahwa Partai Nasdem siap dukung Ahok dalam Pilkada Jakarta? Entahlah. Yang jelas pada episode ini Mata Najwa nampak buram dan tidak memberikan pencerahan ke khalayak. Mata Najwa kali ini lebih mirip acara kampanye Ahok untuk mempertahankan kekuasaannya daripada sebuah diskusi yang mencerdaskan. Sayang sekali…

Categories: Uncategorized | 15 Comments

Post navigation

15 thoughts on “Buramnya Mata Najwa…

  1. ame

    Ya, sayang sekali… 😟

  2. Baru tahu dia, kan sdh jelas metro tivu adalah medianya nasdem…, jadi ya begitulah…..

  3. Salam Restorasi???????? kampretttt

  4. pas tayangan sudirman said juga mengecewakan. Yang ditampilkan adalah mereka yang setuju mendukung Sudirman Said, bukan mereka yang memberikan pandangan berbeda.

    rasanya memang siaran mata najwa sudah jadi muatan politik. Kisruh PSSI juga di mulai dari acara mata najwa yang mengadu menpora, PSSI dan para suporter.

    Begitu juga dengan tema “dibalik diamnya boediono” yang katanya di bayar Rp 2 Millar……..

    inilah mata najwa sekarang, siaran politik untuk memajukan tokoh……..
    rindu dengan mata najwa dulu yang lepas dari politik

  5. Banyak orang TV yg melarang anaknya nonton TV, krn tau proses di delakang layarnya…Metro lagi,,jelas ideologinya,,kok ditonton?

  6. Nasdem sudah menguasai metro tv, sama seperti mnc dikuasai perinda.
    Mata Najwa sudah mulai mlempem.
    Sayang sekali😦

  7. Pingback: Buramnya Mata Najwa... [Ketika Metro TV Jadi Alat Kampanye Ahok] - Islamedia

  8. Putri

    Masih nonton dan percaya dengan siaran tv dari parpol pak? Sayang sekali waktu anda terbuang utk hal tsb..

  9. saya lihat sekilas …bener2 kaget…mungkin pesan sponsor kali ya

  10. Mata najwa tidak lebih dari perwujudan ambisi politik s peloh yg dgn membabi buta mengahajar para penentang pemerintan..

  11. dementor

    sayang baru nyadar… please deh… ini acara emang menggiring opini tersembunyi..

  12. Alliya

    Yahhhh….gak usah kaget.
    Pesan sponsor…

  13. Pingback: Buramnya Mata Najwa… [Ketika Metro TV Jadi Alat Kampanye Ahok] | Onlineindo News

  14. damayanti

    dia skrg gak ada bedanya dgn budiman sujatmiko. Yup money can buy anything and anyone

  15. lacasai mai

    sok tahu banget sih, memang judulx para penantang ahok berarti yg di bahas itu seputar ahok dong kecuali judulx penantang program ahok baru kena lu pd komentar gitu. komen kaya org pintar aja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: