Dan Petani Lumajang itu pun Dibunuh….

salimDi berbagai media arus utama, yang terbit di Jakarta tengah asyik memberitakan persoalan SDG alias sustainable development goals. Sebuah istilah yang mungkin hanya dipahami oleh segelintir orang-orang cerdik pandai, elite politik dan lembaga swadaya masyarakat. Meskipun banyak masyarakat yang tidak paham istilah rumit itu, sejatinya masyarakat telah berupaya mengimplementasikan point-point SDG itu, jauh sebelum isitilah itu diperbincangkan di ruang-ruang berpendingin udara yang sejuk.

Di lapangan, masyarakat sudah berupaya mempertahankan agar kelesatarian lingkungan hidupnya tetap terjaga. Kelestarian lingkungan hidup adalah bagian dari hidup mereka. Tanpa kelestarian lingkungan hidup, keberlanjutan hidup mereka yang terancam.

Hal yang sama juga dilakukan oleh petani di Lumajang. Salah satu petani di Lumajang itu bernama Salim. Orang-orang sering memanggilnya Salim Kancil. Ia lahir pada tahun 1969 atau 4 tahun setelah pembantaian massal terhadap kaum tani di negeri ini dilakukan. Selama ini Salim Kancil gigih menolak tambang pasir di desanya. Ia bersama petani di Lumajang lainnya, menilai tambang pasir berpotensi merusak lingkungan hidup.

Namun, bukannya mendapat penghargaan atas kegigihannya mempertahankan kelestarian lingkungan hidup. Salim Kancil justru dibunuh. Sabtu itu (26/9) adalah hari yang tidak pernah dilupakan oleh keluarga Salim, petani yang gigih menolak tambang pasir. Pagi itu, waktu Salim asyik menggendong sang cucu di rumahnya. Puluhan orang mendatanginya. Ia pun menaruh cucunya di lantai. Tangan Salim diikat dan di seret sebuah tempat. Di tempat itulah, sang pejuang lingkungan hidup asal Lumajang, itu disiksa hingga menghembuskan nafas terakhirnya.

Teror telah ditebar di Lumajang dan kawasan lainnya. Pesan sang peneror adalah jangan mencoba-coba menganggu investasi tambang jika tidak ingin mengalami nasib naas seperti Pak Salim. Lantas, kemanakah negara? Negara yang harusnya melindungi keselamatan warganya sepertinya tidak berdaya di hadapan industri tambang. Dan ketika negara tidak berdaya itulah rakyat menjadi tumbal para pemilik modal di industri tambang.

Categories: Uncategorized | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Dan Petani Lumajang itu pun Dibunuh….

  1. lha,,terus tindakan aparat hukum setelah kejadian ini gmn?? ini kan kasus pembunuhan berencana namanya,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: